Skip to main content

“Selamat Hari Buku Nasional”

Apakah buku penting bagi kehidupan kita ? Mengapa kita harus memperingati hari buku ? Bicara buku berarti bicara literasi karena hari buku merupakan momentum penting dalam dunia literasi dan para penggila buku.


Doc. Pribadi/Maria Novella Wetipo

Indonesia memperingati hari Buku Nasional setiap tanggal 17 Mei . Sebagai millennials yang merupakan agent of chage dalam kehidupan, kita dituntut untuk terus terlibat aktif dalam dunia literasi. Menurut sejarah perkembangan literasi dilansir dari literasipublik.com, sebutan literatus disandang oleh orang – orang yang mampu membaca, menulis bercakap – cakap dalam bahasa Latin diabad pertengahan. Kemudian sekitar tahun 1960, literasi dikaitkan dengan fungsi dan keterampilan hidup seorang individu. Konsep literasi kemudian berkembang menjadi konsep fungsional yang tidak hanya dibatasi pada kemampuan membaca dan menulis. Peran literasi berkembang mencakup bidang lain bahkan literasi juga dapat masuk ke ranah moral.
Dalam bahasa Indonesia literasi berangkat dari penyerapan bahasa Inggris literacy. Secara etimologis literacy berasal dari bahasa Latin literatus (orang yang belajar). Terdapat pula littera dalam bahasa Latin yang berarti huruf, sistem tulisan konvensi yang mengikutinya.
UNESCO memberikan pengertian literasi sebagai seperangkat keterampilan dalam membaca dan menulis yang terlepas dari konteks dimana keterampilan itu diperoleh, siapa yang memperoleh dan bagaimana cara memperolehnya. Sehingga membaca dan menulis yang menjadi konsep dasar merupakan keterampilan setiap individu. Seseorang yang telah membaca dan menulis berarti terampil dalam literasi. Literasi dibedakan berdasarkan jenisnya, ada literasi dasar, literasi media, literasi visual literasi perpustakaan dan literasi teknologi. Kemampuan literasi dapat meningkatkan kemampuan sesorang untuk merespon dan berkarya sesuai keterampilan yang dimilikinya. Sehingga pengetahuan yang dimiliki dapat berkembang.
Literasi membaca dan menulis membuat seseorang lebih kritis dalam menanggapi persoalan disekitar kehidupannya. Maka tak heran jika momentum hari buku sering dikampayekan literasi membaca dan menulis. Gerakan tersebuit dimaksud agar millennials dapat  produktif untuk mengasah dan menghasilkan keterampilan yang dimiliki. Toh, dengan membaca kita dapat lebih tau banyak hal dari berbagai opini. Selain pengetahun kita bertambah, tanpa disadari pula membaca dapat membawa si pembaca menjelajahi waktu.
Hasil dari membaca akan membuat isi kepala penuh dengan kosa kata baru dan pemahaman yang sebelumnya tidak diketahui. Disamping itu akan banyak pertanyan, gagasan hingga keinginan untuk dituangkan menjadi sebuah tulisan. Walau singkat, tulisan yang dihasilkan akan sangat berharga karena merupakan hasil buah pikir sendiri. Itulah literasi membaca dan menulis yang menjadi pokok dari hari buku.
Semoga kita semakin terampil bagi bangsa dan negara yaa!


Sumber :
Wardhani, Vinna (2020, 20 Februari). Apa itu Literasi ? Simak 3 Pengertiannya Menurut Institusi Dunia. Dikutip 14 Mei 2020 dari merdeka.com : https://www.merdeka.com/jatim/apa-itu-literasi-simak-3-pengertiannya-menurut-institusi-dunia-kln.html


Comments

Popular posts from this blog

Perempuan, Kekuasaan Global dan Perlawanan atas Perampasan Kehidupan

Sumber Gambar Perempuan, Kekuasaan Global dan Perlawanan atas Perampasan Kehidupan Tema International Women’s Day 2 026 menegaskan dua pesan yang saling melengkapi. Di tingkat resmi, melalui UN Women, dunia mengusung seruan Rights. Justice. Action. For All Women and Girls.  Sementara dalam kampanye global yang lebih luas, muncul semangat Give to Gain  yang menekankan solidaritas, kolaborasi dan saling menguatkan antar perempuan. Kedua tema ini benar-benar sangat berkaitan. Rights, Justice and Action  berbicara tentang kewajiban negara dan struktur kekuasaan untuk menjamin hak serta keadilan melalui kebijakan nyata. Adapun Give to Gain  menegaskan bahwa perubahan tidak hanya lahir dari regulasi, tetapi juga dari keberanian berbagi ruang, akses, pengetahuan dan dukungan di antara sesama perempuan. Di tengah dunia yang masih didominasi kepemimpinan laki-laki dalam pusat kekuasaan politik serta ekonomi global, tema ini menjadi relevan dan mendesak. Data UN Wo...

"Saudara tak Sedarah"

Kau bilang aku adalah teman, Kau bilang aku adalah sedarah, Kau bilang aku adalah bagian utuh dari padamu Wahai saudara-ku Dalam cengkramanmu, dalam pangkuanmu,  Banyak tanya yang belum ku temui jawab Banyak keresahan yang belum ku temui penenangnya Wahai saudara-ku Setengah abad, bahkan lebih waktu yang kita lalui bersama Beratap langit dan beralas tanah ku yang subur melimpah Kau sungguh kagum dan menikmatinya Kau bahkan telah menghilangkan nilai sakral daripada tanah Ku Kau bilang aku adalah teman, Kau bilang aku adalah sedarah, Kau bilang aku adalah bagian utuh dari padamu Wahai saudara-ku Kau menghianati Ku Kau beri sebagian tanah Ku kepada orang asing Kau mengeruk tanah Ku sesukamu  Kau sama sekali tidak meminta restu Ku Tidakkah kau tau? Leuhur Ku masih bersemayam diatas tanah Ku Tidakkah kau tau? Banyak darah yang mengalir diatas tanah Ku sembari kau menikmatinya Tidakkah kau tau? Banyak tangisan yang dibiarkan begitu saja Tidakkah kau tau? Banyak teriakan yang kau bu...

Bedah Buku : Maca Geguritan ing Amerika

         Peluncuran dan bedah Buku “Maca Geguritan Ing Amerika” karya Yosep B. Margono yang diselenggarakan oleh Sanggar Bahasa dan Sastra Smara Muruhita Balai Bahasa Jawa Tengah bekerja sama dengan Fakultas Bahasa dan Budaya Untag Semarang. Acara tersebut diadakan bertepatan pada hari Sumpah Pemuda, Rabu 28 Oktober 2020. Narasumber bedah buku ”Maca Geguritan Ing Amerika” tidak hanya Penulisnya saja namun juga ada Dr. Tengsoe Tjahjono, beliau merupakan Dosen   juga Sastrawan Indonesia yang benar – benar mencintai karya sastra melalui karya tulis yang dihasilkannya. Kegiatan ini dipandu oleh Kustri Sumiyardana, salah satu peneliti Sastra. (Gambar. Yosep Margono @yosepbmargono Instagram Profile)        “Maca Geguritan Ing Amerika” atau dalam bahasa Indonesia berarti “Membaca Puisi di Amerika” merupakan sebuah buku yang secara rinci berisi, Memoar atau pengalaman pribadi penulis selama menempuh pendidikan Sarjana & Pasca Sarjana di Negr...