Skip to main content

Sa baru bangkit untuk mo menulis!

Awalnya sulit tapi lama - lama pasti akan terbiasa.

Salam kenal, 
Ini sa pu blog pribadi yang sa kelola sendiri dengan tujuan to share anything I want by my own opinion dan juga sebagai bukti produktivitas dalam dunia literasi. Selain sebagai tempat untuk sa berbagi tulisan atau membangkitkan semangat menulis blog ini juga sebagai bukti bahwa kelak sa bisa jadi seorang penulis Novel atau buku - buku yang bermanfaat bagi berbagai kalangan tanpa terpatok sa pu nama Novella yang selalu dikatakan seorang Novelist masa depan. Yup, Novelist yang really love to read books, lalu koleksi berbagai jenis buku hingga membuat kamar tidur su terlihat seperti perpustakaan mini dan jujur saja I'm very lazy to write down something padahal dalam sa pu otak su macam penuh dengan berjuta kata yang rasanya ingin sekali sa muntahkan diatas lembar kertas atau lembar Word (lebay? epen!). Guys, beberapa dari kam juga pasti pernah rasa hal itu iyakan but, it's ok karena perlahan ko akan merasa bahwa ko pu diri benar - benar sudah tra sanggup lagi tampung semua dalam hati & pikiran. Setelah itu baru ko pu niat terpendam akan membangkitkan ko pu pemikiran bahwa membaca lalu berkomunikasi secara langsung tidak cukup jika tidak dibarengi dengan menulis atau berbagi melalui tulisan. Apalagi bagi kam yang suka ceplas - ceplos kalau lagi nongkrong dengan teman - teman trus su angkat topik hingga adu argumen.

Kenapa "Sa baru bangkit untuk mo menulis!" ? karena selama ini hanya rajin tulis - tulis di akun media sosial saja (facebookinstagram, etc) dan rasanya tidak berfaedah mending coba buat blog. Harapannya sih jelas biar lebih aktif menulis hal - hal yang mungkin saja berguna.

Sebagai Mahasiswi Fakultas Sastra & Budaya konsentrasi Sastra dan Budaya Inggris sa dituntun untuk mengetahui berbagai jenis karya Sastra dunia yang didalamnya terdiri dari Sastra klasik dan modern. Karya Sastra yang dipelajari tidak hanya untuk dipahami melainkan dapat dianalisa unsur intrinsik dan ekstrinsik lalu dikembangkan menjadi sebuah tulisan dalam bentuk paper yang dapat dipublish. Jadi semoga dengan adanya blog ini sa semakin rajin dalamkmbangkan sa pu keterampilan literasi.



Tulisan ini sebagai perkenalan kita guys, kam silahkan komen atau send e-mail ke sa bila perlu karena sa sebagai pemula masih sangat membutuhkan banyak arahan. Menulis semacam hal yang berat tapi bila terbiasa rasanya nagih. Ada sebuah kutipan yang sa suka dari salah satu Sastrawan Indonesia yang merupakan penulis buku "Sepotong Senja Untuk Pacarku", Seno Gumira Ajidarma : 

"Menulis adalah suatu cara untuk berbicara, suatu cara untuk berkata, suatu cara untuk menyapa, suatu cara untuk menyentuh seseorang yang lain entah dimana. Cara itulah yang bermacam-macam dan di sanalah harga kreativitas ditimbang-timbang."


Semoga menginspirasi yaa guys! Salam Literasi :)

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Perempuan, Kekuasaan Global dan Perlawanan atas Perampasan Kehidupan

Sumber Gambar Perempuan, Kekuasaan Global dan Perlawanan atas Perampasan Kehidupan Tema International Women’s Day 2 026 menegaskan dua pesan yang saling melengkapi. Di tingkat resmi, melalui UN Women, dunia mengusung seruan Rights. Justice. Action. For All Women and Girls.  Sementara dalam kampanye global yang lebih luas, muncul semangat Give to Gain  yang menekankan solidaritas, kolaborasi dan saling menguatkan antar perempuan. Kedua tema ini benar-benar sangat berkaitan. Rights, Justice and Action  berbicara tentang kewajiban negara dan struktur kekuasaan untuk menjamin hak serta keadilan melalui kebijakan nyata. Adapun Give to Gain  menegaskan bahwa perubahan tidak hanya lahir dari regulasi, tetapi juga dari keberanian berbagi ruang, akses, pengetahuan dan dukungan di antara sesama perempuan. Di tengah dunia yang masih didominasi kepemimpinan laki-laki dalam pusat kekuasaan politik serta ekonomi global, tema ini menjadi relevan dan mendesak. Data UN Wo...

"Saudara tak Sedarah"

Kau bilang aku adalah teman, Kau bilang aku adalah sedarah, Kau bilang aku adalah bagian utuh dari padamu Wahai saudara-ku Dalam cengkramanmu, dalam pangkuanmu,  Banyak tanya yang belum ku temui jawab Banyak keresahan yang belum ku temui penenangnya Wahai saudara-ku Setengah abad, bahkan lebih waktu yang kita lalui bersama Beratap langit dan beralas tanah ku yang subur melimpah Kau sungguh kagum dan menikmatinya Kau bahkan telah menghilangkan nilai sakral daripada tanah Ku Kau bilang aku adalah teman, Kau bilang aku adalah sedarah, Kau bilang aku adalah bagian utuh dari padamu Wahai saudara-ku Kau menghianati Ku Kau beri sebagian tanah Ku kepada orang asing Kau mengeruk tanah Ku sesukamu  Kau sama sekali tidak meminta restu Ku Tidakkah kau tau? Leuhur Ku masih bersemayam diatas tanah Ku Tidakkah kau tau? Banyak darah yang mengalir diatas tanah Ku sembari kau menikmatinya Tidakkah kau tau? Banyak tangisan yang dibiarkan begitu saja Tidakkah kau tau? Banyak teriakan yang kau bu...

Bedah Buku : Maca Geguritan ing Amerika

         Peluncuran dan bedah Buku “Maca Geguritan Ing Amerika” karya Yosep B. Margono yang diselenggarakan oleh Sanggar Bahasa dan Sastra Smara Muruhita Balai Bahasa Jawa Tengah bekerja sama dengan Fakultas Bahasa dan Budaya Untag Semarang. Acara tersebut diadakan bertepatan pada hari Sumpah Pemuda, Rabu 28 Oktober 2020. Narasumber bedah buku ”Maca Geguritan Ing Amerika” tidak hanya Penulisnya saja namun juga ada Dr. Tengsoe Tjahjono, beliau merupakan Dosen   juga Sastrawan Indonesia yang benar – benar mencintai karya sastra melalui karya tulis yang dihasilkannya. Kegiatan ini dipandu oleh Kustri Sumiyardana, salah satu peneliti Sastra. (Gambar. Yosep Margono @yosepbmargono Instagram Profile)        “Maca Geguritan Ing Amerika” atau dalam bahasa Indonesia berarti “Membaca Puisi di Amerika” merupakan sebuah buku yang secara rinci berisi, Memoar atau pengalaman pribadi penulis selama menempuh pendidikan Sarjana & Pasca Sarjana di Negr...